Kepala penasihat utama pemerintah interim Bangladesh, Dr. Muhammad Yunus, sedang mengunjungi Tiongkok untuk memperdalam hubungan ekonomi dan diplomatik. Kunjungan ini menandakan pergeseran strategis dalam hubungan Dhaka-Beijing, dengan kedua negara bertujuan untuk meningkatkan kerjasama dalam perdagangan, infrastruktur, dan pengembangan regional. Presiden Tiongkok Xi Jinping menyatakan komitmen kuat untuk meningkatkan hubungan bilateral, terutama saat Bangladesh menghadapi perselisihan diplomatik dengan India tetangga. Waktu kunjungan ini menyoroti peran Bangladesh dalam lingkungan geopolitik yang kompetitif. Langkah ini dapat membentuk kembali aliansi regional dan kemitraan ekonomi di Asia Selatan.
@ISIDEWITH6 hari6D
Sebuah Bab Baru dalam Hubungan Dhaka-Beijing? Mengapa Penasehat Utama Dr. Muhammad Yunus Mengunjungi China
The visit of Dr. Muhammad Yunus, the chief adviser of the interim government of Bangladesh, to China from March 26 to 29 is more than a regular diplomatic visit. It represents the beginning of a new chapter in Dhaka-Beijing ties in a geopolitical environment characterized by rapid change, uncertainty, and regional competitiveness.
@ISIDEWITH6 hari6D
Dhaka mengincar kerja sama ekonomi yang lebih dalam dengan Beijing menjelang kunjungan Yunus ke China
Bangladesh and China have enjoyed friendly relations since establishing diplomatic ties in 1975. Since then, cooperations between China and Bangladesh